Call nowWA Chat

Kelenteng Dewi Kwan Im di Belitung

vihara dewi kwan im

Vihara Dewi Kwan Im di Belitung dikenal sebagai kelenteng terbesar dan tertua yang ada di Pulau Belitung. Tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata Belitung yang sering dikunjungi para pengunjung setiap harinya, baik untuk beribadah maupun untuk berwisata.

Vihara Dewi Kwan Im di Belitung Sebagai Kelenteng Tertua

vihara tertua di belitung

Vihara Dewi Kwan Im ditemukan pertama kali pada tahun 1747. Sampai saat ini (2019) vihara tersebut telah menginjak usianya yang ke-305 tahun. Konon katanya, Dewi Kwan Im kerap bersembahyang di atas batu yang ada di salah satu tempat sembahyang terbesar di sana, yang disebut Kon Im.

Untuk mendapatkan kases menuju vihara tersebut, Anda mesti menaiki anak tangga yang berjumlah sekitar 86 buah.

Vihara ini memiliki tiga tempat sembahyang, di antaranya:

  • Shimunyo => Letaknya terdapat  di dekat anak tangga.
  • Sitiyamuni => Tempat sembahyang di atas Shimunyo.
  • Kon Im =>Tempat sembahyang yang paling besar di vihara tersebut.

Vihara ini selalu dipenuhi warga yang ingin beribadah saat hari-hari besar keagamaan seperti saat Imlek maupun saat hari raya Waisak. Pengunjung vihara ini tidak hanya warga Indonesia, akan tetapi juga turis-turis dari luar negeri.

Sebagian masyarakat setempat percaya bagi siapa pun yang berdoa di tempat itu, keinginannya akan terkabul. Tak hanya itu, Anda juga bisa meminta pengurus vihara untuk meramalkan kehidupan Anda di masa yang akan datang dengan menggunakan sejumput bambu yang berisi tulisan.

Selain sebagai tempat ibadah, vihara Dewi Kwan Im di Belitung ini  juga memiliki pemandangan yang indah. Terdapat Gunung Burung Mandi yang letaknya persis di belakang vihara tersebut. Bila sedang beruntung, Anda dapat melihat kawanan monyet yang turun dari bukit untuk mencari makan ke vihara.

Bagian Vihara Dewi Kwan Im di Belitung

kelenteng di belitung

Vihara Dewi Kwan Im merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh para pendatang dengan berbagai latarbelakang. Baik itu untuk ibadah maupun hanya untuk sekadar berkunjug dan berwisata.

1. Tempat ibadah di Vihara Dewi Kwan Im

Ada tiga bagian tempat ibadah di vihara tersebut, di antaranya:

  • Bangunan yang pertama biasanya digunakan untuk berdoa pada Dewi Kwan Im;
  • Bangunan kedua biasa digunakan untuk berdoa pada Budha;
  • Bangunan ketiga biasa digunakan untuk berdoa pada toapekong atau Dewa Laut.

2. Kolam Tujuh Bidadari

Di kolam ini pengunjung yang datang bisa melemparkan koin, seraya mengucap permohonan. Sebagian orang mempercayai bahwa dengan melakukan hal itu apa saja permohonan atau doa mereka akan dikabulkan.

Vihara ini merupakan yang paling tua di kepulauan Bangka Belitung.

Vihara ini cukup banyak menyedot kunjungan wisatawan dikarenakan cerita unik terkait dengan pembangunan vihara ini. Konon sebelum vihara dibangun, ada patung Budha Bodhisttwa yang muncul pada permukaan laut. Sejak kejadian tersebutlah, vihara ini dibangun.

Keunikan Vihara Dewi Kwan Im

keunikan vihara dewi kwan im

Vihara Dewi Kwan Im memiliki keunikan tersediri sehingga banyak orang-orang yang tertarik untuk mendatanginya. Berikut ini adalah beberapa keunikan dari destinasi tersebut:

  • Bangunan kelentengnya kaya akan nilai sejarah atau historis, karena usia yang sudah mencapai sekitar 3 abad.
  • Lokasinya di atas bukit sehingga memiliki hawa yang sejuk.
  • Pemandangan indah dan menarik. Para pengunjung pun dapat melihat Pantai Burung Mandi dari sani.
  • Pengunjung diperbolehkan mengambil foto mengenakan pakaian cina kuno yang telah tersedia dan disewakan di kuil.
  • Tempat tersebut tak hanya terkenal di kalangan wisatawan lokal, tapi juga terkenal  di kalangan wisatawan mancanegara.

Leave a Reply

×
Selamat Datang di simphortour, Ada yang bisa kami bantu?