Call nowWA Chat

Kisah Perjalanan Panjang Masa Lalu Pulau Belitung Hingga Saat Ini

Sejarah pulau Belitung

Sejarah pulau Belitung menjelaskan bagaimana terbentuknya kebudayaan masyarakat belitung pada saat ini. Belitung sendiri merupakan salah satu pulau terindah yang bisa ditemukan di Indonesia. Pulau yang dulunya dikenal dengan nama “Biliton” ini berlokasi di lepas Pantai Timur Sumatra. Pulau ini memiliki keindahan alam yang begitu mempesona serta pilihan tujuan destinasi tempat wisata belitung yang tidak ada bandingannya.

Terlepas dari keindahan wisata dan alamnya, pulau Belitung juga memiliki sejarah yang menarik untuk dipelajari.

Sejarah pulau Belitung dan tentara Mongol

sejarah belitung dan tentara mongol

Terdapat buku yang mencatat kisah armada laut kekaisaran Mongol yang berlayar menuju ke Jawa untuk menaklukkan pulau tersebut. Penaklukan dilakukan atas perintah kaisar kubilai Khan pada tahun 1292. Pada saat berlayar, angin yang besar membuat kapal tentara Mongol terdampar di sebuah pulau yang kemudian disebut dengan pulau “Kau-laun” atau “Gou lan” (Belitung).

Ketika terdampar di pulau Belitung mereka memperbaiki kapal yang rusak agar dapat digunakan untuk meneruskan perjalanan ke pulau Jawa. Sepulangnya dari Jawa, tentara Mongol kembali singgah di pulau Belitung dan meninggalkan sekitar 100 tentara yang sakit.

Hingga kini Belitung juga dikenal dengan sebutan pulau Kau-lan dengan penduduk yang diperkirakan adalah keturunan dari para tentara Mongol yang ditinggal oleh armadanya.

Masa Sejarah kerajaan di pulau Belitung

Sejarah pulau Belitung

Tidak seperti sekarang, Belitung dulunya dikenal sebagai pulau dengan kerajaan-kerajaan yang berkembang. Beberapa kerajaan tersebut antara lain adalah :

1. Kerajaan Badau

Sejarah pulau Belitung tidak lepas dari keberadaan kerajaan Badau yang menjadi kerajaan pertama di pulau tersebut. Adapun perintisnya adalah seorang bangsawan yang berasal dari Majapahit yakni Datuk Moyang Geresik.

Beberapa peninggalan sejarah dari kerajaan Badau antara lain adalah tombak berlok 13, gong, garu rasul, keris dan pedang. Ragam peninggalan ini bisa ditemukan di Museum Badau.

2. Kerajaan Balok

Kerajaan kedua adalah kerajaan Balok yang dirintis oleh Kyai Ronggo. Kerajaan ini memiliki pelabuhan yang berkembang pesat serta menjadi pelabuhan untuk persinggahan kapal-kapal dagang dari luar.

3. Kerajaan Belantu

Dengan perkembangan islam yang semakin meluas, munculah kerajaan Belantu dengan perintisnya yaitu Datuk Ahmad. Adapun keturunan dari kerajaan Belantu memiliki gelar Kyai Agus.

4. Kerajaan Buding

Kerajaan Buding merupakan kerajaan yang keempat atau terakhir. Kerajaan Buding sendiri dipimpin oleh Datuk Kemiring Wali Raib.

Dari keempat kerajaan di atas, kerajaan Balok dianggap sebagai kerajaan paling besar yang pernah ada di pulau Belitung.

Pulau Belitung di masa sekarang 

Sejarah pulau Belitung

Pada tahun 2000, pulau Belitung bersama dengan pulau Bangka memekarkan diri dengan membentuk satu provinsi baru dengan nama Bangka Belitung (disingkat babel). Provinsi ini tercatat sebagai provinsi ke 31 di negara Indonesia.

Sebagian besar penduduk Belitung terlebih yang tinggal di pesisir pantai, sangat akrab dengan kehidupan bahari yang menghasilkan ikan laut. Hasil laut tidak hanya dijual namun juga diolah menjadi makanan bagi penduduk.

Selain kelautannya, Belitung juga dikenal dengan sumber daya alamnya yang berupa timah. Pertambangan timah telah dimulai sejak lama bahkan telah ada di zaman Hindia Belanda.

Bangka Belitung memiliki banyak keunggulan bukan hanya dari segi sumber daya alamnya saja  melainkan juga kawasan pantainya yang menyenangkan. Pengunjung bisa menemukan pantai Parai Tenggiri, pantai Nyiur Melambai, Pantai Tikus, hingga pantai Penyusuk dan lain-lain disana.

Untuk menikmati keindahan alam pulau belitung maka anda bisa mengunjungi pulau ini bersama pasangan, sahabat atau keluarga yang disayangi. Kami menyediakan berbagai paket tour belitung dengan fasilitas berbeda sesuai kebutuhan anda. Kami memberikan jaminan semua kegiatan traveling anda di pulau belitung akan menjadi moment paling berharga.

Leave a Reply

×
Selamat Datang di simphortour, Ada yang bisa kami bantu?