Call nowWA Chat

Apa yang membedakan batik simpor yang sangat unik dengan batik yang lainnya. Batik ini adalah identitas dari Pulau Belitung. Kini dikenal luas oleh seluruh wisatawan sebagai oleh-oleh wajib dari belitung jika berkunjung ke pulau ini.

Seperti yang kita tahu, batik merupakan warisan yang sudah melekat pada budaya Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Begitu juga dengan batik simpor ini. Lihat beragam keunikan yang ada pada batik ini, agar anda mengetahui perbedaannya dengan batik lainnya.

1. Warna Batik Simpor yang Berkesan Ceria Cocok untuk Tua Maupun Muda

Apa saja yang membedakan batik simpor dengan batik lainnya

Keunikan pertama ialah dalam hal warna. Jika Anda menyukai warna-warna cerah, maka batik simpor adalah pilihan terbaiknya. Karenanya, batik ini bisa dipakai untuk acara kasual maupun resmi. Anak muda pun cocok dan bisa memakai batik ini.

Inilah  warna yang bisa dicoba bagi yang membeli batik simpor sebagai oleh-oleh :

  • Warna merah
  • Biru muda
  • Biru laut
  • Ungu
  • Magenta
  • Pink
  • Hijau muda

Inilah yang membedakan batik simpor dengan batik lainnya. Kesannya lebih ringan sehingga bisa dipakai untuk acara apa saja.

2. Corak Yang Membedakan Batik Simpor Dengan Batik Yang Lainnya

Apa saja yang membedakan batik simpor dengan batik lainnya

Selain warna, siapapun juga bisa membeli batik simpor ini berdasarkan motifnya. Karena inilah yang unik dari batik khas Belitung ini.  Dari banyaknya motif yang ada, Berikut ini yang paling populer dan disukai wisatawan sebagai oleh-oleh istimewa dari Belitung :

  1. Motif bunga dan daun simpor (Dillenia suffruticosa) => daun dengan ukuran lebar yang menjadi daun khas Belitung.
  2. Motif ikan cempedik => salah satu jenis ikan di sungai lenggang di Belitung timur. Ikan ini terkenal dan populer bagi masyarakat makanya dipakai sebagai motif batik.
  3. Motif ketuyut atau kantung semar (Nepenthes) => sebagai motif yang sangat kental dengan Belitung sebagai identitas diri.
  4. Motif Gelas Kopi yang asapnya mengepul => sebagai simbol keunikan masyarakat Beltung yang hobinya minum kopi. Pulau ini juga dijuluki sebagai Kota 1001 warung kopi.

Selain motif tersebut, ada pula motif lainnya. Anda akan menemukan motif keremuning (Tomentosa Rhodomyrtus), motif katis rambai, motif lada (Piper Albi Linn), dan motif perahu kater khas Belitung.

Semuanya unik dan indah. Pastinya cocok dijadikan oleh-oleh maupun untuk dipakai sebagai busana sendiri.

3. Kuas Dipakai Untuk Menciptakan Motif Berukuran Besar

Apa saja yang membedakan batik simpor dengan batik lainnya

Aspek apa yang membedakan batik simpor dengan batik yang lainnya adalah dalam hal pengerjaan. Batik khas pulau belitung ini dibuat dengan menggunakan kuas. Alat ini dipakai untuk membuat batik berukuran besar.

Tentunya hal ini berbeda dengan pembuatan batik pada umumnya. Batik khas Jawa Tengah dan Jogja memakai canting. Alat ini bisa membuat motif berukuran kecil dan lebih halus.

4. Batik Simpor Masih Langka, Wajib ke Belitung untuk Membelinya

Apa saja yang membedakan batik simpor dengan batik lainnya

Batik simpor bisa dikatakan masih langka dan sulit didapat. Inilah kekurangan dari batik ini. Jika Anda ingin membelinya, maka harus ke Belitung. Beberapa spot wisata menyediakan jenis karya bumi Belitung ini.

Jumlah pembatik yang masih terbatas nampaknya menjadi alasan kenapa batik ini masih langka dan sulit didapat. Jika ke Belitung, jangan hanya membeli batiknya saja. Akan tetapi kunjungi pula lebih banyak tempat wisata yang mengesankan dengan menggunakan layanan paket tour belitung yang kami sediakan.

Leave a Reply

×
Selamat Datang di simphortour, Ada yang bisa kami bantu?